TEKNIK MENGANGKAT, MEMINDAH DAN MELAKUKAN TRANSPORTASI PASIEN - KORBAN (MLT-Moving, Lifting and Transportation) PEMINDAHAN URGENT DAN NON URGENT

Penulis : Moh. Habibi Anis

Kenapa sebagai perawat kita harus tahu tentang cara memindahkan pasien? padahal memindahkan pasien bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan orang awam pun sanggup.
Secara umum Pengertian dari teknik memindah adalah terdiri atas tiga kata, Lifting artinya mengangkat, teknik mengangkat pasien/korban dari tempatnya semula. Kegiatan ini adalah untuk merubah posisi pasien, dengan beberapa tujuan misalnya untuk mengurangi resiko dekubitus, untuk melihat punggung dan lain sebagainya.
Moving artinya memindahkan, teknik memindahkan pasien/korban dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa ada jarak. Misalnya dari mobil ke tempat tidur pasien, dari tempat tidur satu ke tempat tidur lainnya, dari kursi roda ke tempat tidur, dan lain sebagainya.
Sedangkan Transportation yaitu memindahkan pasien dari sau tempat ke tempat lain yang memiliki jarak. Misalkan memindahkan pasien dari ruang IGD ke Ruang Rawat Inap, memindahkan pasien dari IGD ke Radiologi, atau bahkan memindahkan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain.
Sehingga kegiatan LMT (Lifting, Moving dan Transportasi) – yang selanjutnya akan disingkat LMT –  Secara garis besar baik di Rumah sakit maupun di lokasi lain, terdiri atas 2 kondisi yaitu Urgent dan Non Urgent.
LMT urgent dilakukan saat pasien membutuhkan serangkaian pemindahan yang darurat, sedangkan yang Non Urgent dilakukan untuk pasien/korban yang waktu pemindahannya dapat ditunda.
Pemindahan Urgent difokuskan untuk pasien dan korban yang membutuhkan penanganan segera, misalkan pasien dengan kondisi yang tidak stabil, tetapi masih berada di dalam mobil. Maka pasien harus segera dipindahkan dari dalam mobil ke luar, dan selanjutnya mendapatkan penanganan lebih lanjut. Atau misalkan ada pasien yang masih sadar, tetapi berada di lintasan kereta api. Dan lain sebaginya, intinya adalah terdapat kondisi yang menyebabkan seseorang harus segera dipindahkan dari posisi semula untuk mengurangi kecacatan dan kematian.
Sedangkan untuk yang Non Urgent adalah untuk kepentingan secara umum, dan akan dijelaskan pada halaman lainnya. Baik pemindahan Urgent dan Non Urgent tekniknya adalah sama, yang membedakan hanyalah kecepatan dalam melakukan pemindahan.

EKSTRIKASI CEPAT
Ekstrikasi cepat dilakukan apabila terdapat korban yang berada di dalam mobil, dan harus dikeluarkan secara cepat. Beberapa alasan yang mengharuskan dilakukan ekstrikasi cepat kepada seseorang antara lain :
1. Mobil atau lingkungan sekitar tidak aman
2. Keadaan pasien tidak mungkin untuk dinilai secara tepat
3. Membutuhkan pertolongan segera atau harus cepat ditransport
4. Korban meninggal yang menghalangi jalan (akses) pertolongan kepada pasien lain yang dalam kondisi serius (kritis)
Prinsip dalam Ekstrikasi Cepat adalah haurs dipastikan bahwa tubuh adalah satu kesatuan, jangan memanipulasi tubuh sehingga posisi tubuh tidak segaris (terutama untuk leher). Hal ini berbahaya, karena pada cedera tulang leher dapat mengakibatkan kematian.

 
Coba ikuti langkah-langkah berikut :
1.  Lakukan stabilisasi cervical, bisa dengan menggunakan cervical colar atau dengan menggunakan tangan dengan memposisikan Jawtrust.
2.  Posisikan tubuh segaris, artinya segaris yaitu antara kepala, leher, tulang punggung dan kaki sama-sama menghadap ke depan (tidak bengkok ke samping atau memutar).
3. Siapkan LSB (Long Spine Board) dan jatuhkan secara perlahan dengan tetap melakukan stabilisasi leher.
4. Angkat korban dengan LSB, dan lakukan fikasasi kemudian persiapkan untuk transportasi dengan menggunakan Ambulance, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lebih lanjut.






0 komentar:

Posting Komentar

Previous Posting Lebih Baru
TEKNIK MENGANGKAT, MEMINDAH DAN MELAKUKAN TRANSPORTASI PASIEN - KORBAN (MLT-Moving, Lifting and Transportation) PEMINDAHAN URGENT DAN NON URGENT